Dampak Buruk Mencela dan Membentak Anak

 https://tkpaud.guruindonesia.id
Dampak Buruk Mencela dan Membentak Anak
TKPAUD - Polah tingkah anak terkadang membuat orang tua merasa jengkel atau kesal. Apalagi ketika orang tua merasa lelah setelah beraktifitas seharian.

Ketika orang tua jengkel, jangan sekali-kali meluapkan kejengkelan kepada anak dengan cara membentak atau memarahi anak dengan mencela apa yang sudah dilakukan oleh anak.

Membentak anak bukanlah sikap yang baik untuk menegur atau memberi pengertian kepada anak. Bentakan orang tua justru berakibat buruk untuk anak, diantaranya :

1. Bentakan membuat anak merasa takut yang bisa menyebabkan anak menjadi pribadi yang minder dan kurang percaya diri.
Selain menyebabkan kurang percaya diri bentakan juga mengakibatkan bermacam masalah psikis lainnya seperti intrivet, serta depresi.

2. Bentak kepada anak dapat membunuh lebih dari satu milyar sel otak anak saat itu juga.

3. Membentak anak bisa membuat jantung anak kelelahan.
Menurut dr. Godelivia Maria Silvia Merry, M.Si bentakan akan menyebabkan jantung anak berdetak lebih cepat dan akan menyebabkan jantung menjadi lelah.

4. Bentakan menyebabkan anak terkena 'Dyspepsia'.
Bentakan cenderung membuat anak menjadi stres. Stres menyebabkan lambung menjadi lebih sensitif terhadap jumlah asam dan nyeri dibandingkan orang yang tidak stres. Sehingga anak akan mudah merasakan sakit di ulu hati.

5. Bentakan menyebabkan prestasi belajar menurun.
Kurangnya rasa percaya diri dan depresi menyebabkan anak kesulitan berkonsentrasi saat belajar.

6. Bentakan menyebabkan anak sulit menjadi pendengar yang baik.
Terlalu sering mendapatkan bentakan dari orang tuanya, menyebabkan anak jadi malas dan enggan mendengarkan orang tua. Meskipun yang disampaikan orang tua berupa nasehat.

7. Bentakan menyebabkan anak tumbuh menjadi pribadi yang emosional.
Anak belajar dari apa yang dilihatnya, children see children do.

8. Bentakan menyebabkan kepercayaan anak kepada orang tua menurun.
Anak yang sering dibentak akan menjadi tidak nyaman dengan orang tuanya sehingga bonding dan kepercayaannya terhadap orang tua menurun. Akibatnya nasehat yang disampaikan orang tua hanya akan dianggap angin lalu.
Mencela anak sama buruknya dengan membentak anak. Karenanya sebagai orang tua jangan memiliki kebiasaan mencela anak sendiri.
Dan secara tidak langsung ketika kita mencela anak kita juga mencela diri kita sendiri. Karena anak adalah cerminan orang tua.

Mencela anak dapat mengakibatkan dua hal bagi anak:

1. Anak menjadi lemah secara mental.
Orang tua yang seharusnya mendidik dan melindunginya justru mencelanya. Hal ini menyebabkan anak merasa terzalimi yang lama-kelamaan akan berkembang menjadi kekecewaan yang berlarut.

2. Anak yang biasa dicela hatinya menjadi kebal terhadap celaan.
Anak yang biasa dicela akan merasa remeh terhadap celaan orang tua. Sikap meremehkan itu nantinya bisa melahirkan perbuatan buruk dari dirinya. Seperti tidak mendengarkan orang tua ketika orang tua memberi nasehat, dll.

Semoga kita senantiasa menjadi orang tua yang sabar menghadapi segala tingkah polah anak-anak kita, dan semoga kita dijauhkan dari sikap sering membentak dan mencela anak kita.

Semoga bermanfaat ❤

Belum ada Komentar untuk "Dampak Buruk Mencela dan Membentak Anak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel